Penanti Hujan

~Perindu Pelangi

Liga Blogger Indonesia 2015 telah memasuki pekan kesembilan. Layaknya sebuah pertandingan lari dengan jarak tempuh yang jauh, sebagian peserta mulai lelah, bahkan memilih berhenti sebelum garis finish. Banyak faktor yang mungkin mempengaruhi. Salah satunya kesibukan di dunia nyata yang tentu tidak bisa dilalaikan begitu saja. Namun ini hanyalah masalah pilihan, mau atau tidak. Jika memilih ingin meneruskan pertandingan hingga selesai seyogyanya akan berusaha untuk menjalaninya, dan jika ingin berhenti tentulah itu hak masing-masing yang tidak bisa kita interupsi.

Sungguh, menulis tema pekan ini tentang tips agar semangat ngeblog tetap menyala adalah hal yang sulit bagi saya. Bukannya sulit menuliskan kata-kata, tapi sulitnya mempertanggungjawabkan apa yang saya tulis. Jujur saya akui, saya bukanlah blogger yang konsisten terus untuk ngeblog. Ada-ada saja halangan yang kadang membuat semangat saya kendor lalu memilih menelantarkan blog berhari-hari. Tapi syukurlah, disaat semangat saya mulai redup, ada-ada saja hal yang membuat semangat ngeblog bangkit lagi. Berikut beberapa Tips agar semangat ngeblog tetap menyala di ajang LBI 2015 ala saya.

Ciptakan Suasana Nyaman Saat Menulis
Nyaman sangat penting ketika ingin menulis. Saya biasanya sebelum menulis atau ngeblog tidak ingin dalam kondisi terburu-buru. Jika di rumah, saya akan membereskan pekerjaan rumah hingga selesai lalu baru deh ngeblog :) kadang-kadang sembari mendengarkan musik pun bisa bikin nyaman.

Siapkan Cemilan, Air Putih Bening, dan Bacaan


Biasanya saya kalau sudah  kelamaan ngeblog sering kehausan dan nggak terasa tenggorokan sakit plus mata perih, dan ini kadang bikin kita malas untuk ngeblog. Jadi saya mensiasatinya dengan menyiapkan cemilan (biasanya saya siapkan potongan buah) juga air agar bisa terus segar :)
Buku bacaan pun sering saya siapkan jika saya agak jenuh agar bisa mendapatkan inspirasi lagi.

Refreshing
Siapa yang bosan kalau seharian hanya didepan layar komputer? :D Saya termasuk diantaranya. Jadi refreshing butuh banget untuk menjaga semangat ngeblog. Refreshing nggak mesti jauh-jauh kok. Jalan-jalan sore sama anak, berkebun, crafting, masak-masak atau silaturahmi ke tetangga atau kerabat bisa jadi alternatif mengusir kepenatan saya :)

disela-sela waktu saya hobby buat papercraft :)

Ngeblog Bukan Hanya Kontes
Tidak bisa dipungkiri, bagi saya pribadi kontes ataupun lomba blog punya ruang spesial untuk memacu menyalakan semangat ngeblog. Kadangkala rasa kecewa menghampiri saat saya kalah dalam sebuah lomba. Namun prinsip nggak selamanya menang, nggak selamanya kalah bisa bikin saya nggak sedih-sedih banget. Toh kalaupun kalah, kita sudah dapat banyak manfaat: Update blog, mengasah kemampuan menulis, banyak dapat teman juga. Sesekali saya update blog bukan demi "kontes", agar saya  nggak melulu kontes hehe...

Bersyukurlah dan Manfaatkan Waktumu
Sebelum melahirkan, saya termasuk orang yang suka bermalas-malasan di waktu senggang. Banyak waktu saya terbuang dengan percuma. Padahal dengan waktu senggang yang banyak, saya bisa melakukan banyak hal yang bermanfaat termasuk menulis. Sedangkan banyak orang yang padat sekali kesibukannya masih sempat untuk terus mengupdate blognya. Ya lagi-lagi ini bukan masalah sibuk atau tidak, tapi mau atau tidak !

Namun setelah melahirkan dan menjadi seorang ibu dengan bayi yang masih sulit untuk ditinggal, saya jadi sadar bahwa waktu senggang bahkan beberapa menitpun sangatlah berharga. Setiap harinya saya memanfaatkan waktu anak saya (Ubay) tidur untuk menulis dan mengurus rumah. Jadi sahabat, sebelum waktu senggangmu semakin sedikit. Bersyukurlah, lalu isilah waktumu untuk hal yang bermanfaat ^_^

Ubah Mindset
Terakhir yang menurut saya begitu penting adalah mengubah mindset tentang ngeblog. Mengubah pola pikir dari apa yang bisa blog berikan pada saya? dengan apa yang bisa saya berikan dengan ngeblog? 

Yup, semoga saja dengan menggalakkan semangat untuk berbagi lewat ngblog, semangat ngeblog kita terus menyala dan kebaikan pun akan datang dengan sendirinya.

Ayo Nyalakan Semangat Ngeblogmu :)
Hujan datang lagi. Mengguyur jalanan kota yang hampir gersang termakan matahari. Rintiknya menelurkan bermacam respon yang terbilang cukup aneh dari para mahasiswi. Ada yang mensyukuri karena artinya Pak Dosen tak kan hadir hari ini karena lebih memilih duduk di beranda rumahnya dengan secangkir kopi. Namun ada pula yang mengutuki karena make up menor yang menutupi ketidaksempurnaan wajahnya harus luntur dan belepotan. Seperti Picki yang sedari tadi mengeringkan rambutnya yang basah dan menata ulang riasan wajahnya.
“Bete deh, kenapa sih hujan terus November ini.” Ucapnya sambil mengoleskan lipstick di bibirnya yang sedikit dimajukan. Aku memperhatikannya. Lebih tepat dengan pandangan  tidak suka. Mulut bawelnya itu sudah memecahkan konsentrasiku untuk menamatkan Novel Please Look After Mom yang harusnya kuselesaikan.
“Kenapa sih liat-liat La? Nggak suka?” dia mulai sewot.
“Kamu yang kenapa? Ribet amat, cuma hujan juga.” Aku melotot sebelum akhirnya membalikkan tubuhku untuk melanjutkan lembar terakhir novel. Rasa penasaranku dengan akhir pencarian anak-anak Park Son You untuk menemukannya begitu menggebu dibanding harus mendengar ocehan Picki.  Rupanya wanita langsing dengan pakaian ketat itu tak bisa terima dengan sikap jutekku. Ia lalu berdiri didepanku, mengambil buku yang kubaca dan mengangkat buku itu tinggi-tinggi, hingga bulu ketiak halusnya hampir saja terlihat. Sontak saja aku tertawa terpingkal-pingkal yang membuatnya tambah emosi.
“Dasar cewek udik, orang marah malah diketawain!” iya membanting bukuku dan melambung ke lantai yang becek. Ku ambil buku bercover hijau itu perlahan dan kembali tertawa, kali ini dengan sedikit senyuman mengejek.
“Hahaa, yang udik itu siapa! Kenyataannya begini, kamu protes karena hari ini hujan, mau protes ke siapa? Mau protes sama Tuhan? Bersyukur donk hujan itu dikasih buat penyeimbang, kalau setiap hari kering terus, muka kamu yang putih itu juga bisa gosong tau. Kedua, kamu bener-bener udik karena…” aku menutup mulut menahan tawa.
“Apa?” muka Picki kini memerah.
“Aku bukan bermaksud untuk mempermalukan kamu loh, aku jujur nih, kamu ini pake baju ketat hampir kayak baju you can see tapi kok…”
“Tapi apa!” teriaknya.
“Tapi kok ketiak mu belum dicukur hahaha…” pernyataanku itu sontak membuat seisi kelas tertawa terbahak-bahak. Picky yang awalnya emosi tiba-tiba diam menahan malu, lalu ia keluar dari kelas dan bisa kulihat ia meneteskan air mata.

Inilah aku Akila Dempo. Perempuan yang hampir tak bisa menjaga kata-kata. Entah karena keterbatasan kosakata atau karena tempramenku yang kasar dan urakan. Orang yang baru pertama kali melihatku, pasti tak ingin mengenal lebih jauh. Dan orang yang sudah mengenalku tak ingin bersahabat denganku. Bahkan orang yang sudah bersahabat denganku lebih memilih meninggalkanku.
bersambung

Bengkulu diguyur hujan. Titik air penuh berkah itu tak sengaja jatuh di pipiku, sensasi dingin menjalari. Perlahan kubentangkan tangan, mencoba menampung kesejukannya.
“Kira…  pasti mau mandi hujan lagi kan?” hampir berlari kulihat Mbak Arin keluar dari Radio, menyuruhku untuk menghindar dari guyuran hujan. Hanya kujawab dengan senyum tertahan. “Ayolah ini Cuma masalah cowok  kamu nggak boleh kayak gini. Dimana Kira yang bersemangat?!” aku diam lagi, Mbak Arin benar. Aku harusnya tidak terpuruk.
“Ada yang bisa kita lakukan untuk buat kamu semangat lagi.”
“Apa?” tiba-tiba aku jadi antusias.
“Hicking, Dempo? Gunung tertinggi di sumatera selatan 3.195 mdpl dan menantang. Kamu pasti suka.” Mba Arin terkekeh.
“Boleh, tapi aku mau besok.” Ujarku menantang.
“Oke, siapa takut. Awas kalau kamu besok nggak datang, mbak tunggu di terminal bus Sarana Sakti jam 7 pagi.” Aku hampir tak percaya Mbak Arin seserius itu.

Esoknya aku tiba di terminal bus pukul tujuh, Bus Sarana Sakti sudah mulai parkir dan memanggil penumpang. Di luar ekspektasi ku yang mengharapkan perjalanan yang menyenangkan, namun malah sebaliknya. Kami punya tambahan personil lainnya, Mbak Yasmin yang cerewet dan Mas Rinto yang suka menggombal, serta penumpang bus yang semaunya bawa ayam dan sayuran menyengat. Lengkap sudah!

Setibanya di Pagar Alam pukul 3 sore kami langsung menuju rumah Mba Arin. Mabuk perjalananku langsung hilang ketika disajikan pempek khas Palembang kesukaanku, ditambah dengan segarnya teh asli Pagar Alam.

 “Dek Kira yakin mau tetap naik nih, padahal kan demam.” Tanya mas Rinto mencemaskan kondisiku yang alergi karena perubahan cuaca, badanku memerah dan sedikit lemas.
“Yang bener aja mas udah sejauh ini terus aku nanti ditinggal sendirian”
“Hahaha, ya udah adikku ayo cepat naikkan barang ke mobil keburu siang nanti.” Ujar mba Arin.

Ditemani Gilang dan Ardi sepupu mbak arin kami kami menuju ke Gunung Demp  dengan menggunakan mobil dulu untuk sampai di pos awal yang dikenal dengan Tugu Rimau.Mabukku sedikit berkurang karena perjalanan kali ini aku melihat hamparan kebun teh yang luas. Berwarna hijau cerah, Jalannya berkelok dan sesekali kulihat petani teh tersenyum ramah.

 “Apa yang dilarang di gunung ini Lang,” tanyaku antusias pada gilang.
“Yah seperti layaknya kita mendaki gunung, tidak boleh mengambil apapun selain foto dan tidak boleh meninggalkan apapun selain jejak.” Gilang menjelaskan dengan serius.

setelah melapor di Pos, kami mulai mendaki dengan tidak lupa berdo’a dahulu. Gilang memimpin pendakian. Sepanjang perjalanan menuju shelter 1 kami dikelilingi pepohonan yang masih sangat asri dan jalanan yang cukup terjal. Trek di Gunung Dempo cukup menantang. Jalan setapak penuh dengan akar yang melintang, kemiringan lereng sendiri cukup curam untuk memeras keringat.
Entah kenapa aku ingin melihat kebelakang, namun tiba-tiba kepalaku terasa pusing, ada kabut yang begitu tebal di penglihatanku.
“Kalau mendaki tidak usah melihat kebelakang Kira! Nanti kamu pusing”Aku mengangguk, namun aku tidak tahan lagi dan secara tiba-tiba aku muntah. Mba Yasmin memberikanku teh hangat hingga merasa membaik.

“Tetap tenang ya, jangan pikirkan macam-macam. Ayo kita lanjut lagi, nanti di shelter 1 baru kita akan makan.” Mba Arin merangkulku Hingga aku bisa berjalan sendiri.
Perjalanan menuju Shelter 2 hingga ke puncak agak terasa berat. Jalan setapak yang mulanya tidak terlalu sulit kini dipenuhi dengan kerikil dan bebatuan. Area yang menurutku begitu sulit adalah ketika kemiringan jalan yang kami harus lalui mencapai 90 drajat, yang berarti harus menggunakan tali tambang untuk menaikinya. Dibantu oleh Gilang dan Ardi akhirnya kami bisa melewatinya.

“Allahuakbar, ini benar-benar best adventure mbak,” teriakku bersemangat. Yang lain malah tertawa.  Kami juga menemukan bunga panjang umur yang katanya tidak akan layu jika sudah mati.
Kami terus berjalan Hingga memasuki daerah dengan vegetasi tumbuhan berpohon rendah dan semakin rendah, beberapa daerah agak terbuka, pandangan pun menjadi luas.

“Teman-teman. Kita memasuki daerah yang dipenuhi dengan lumut. Yang berarti sebentar lagi kita akan sampai di top dempo.” Gilang tersenyum misterius. Benar saja, saat melihat semua pepohonan dan bebatuan dihinggapi lumut berwarna coklat kehijauan, kudukku tiba-tiba merinding. Terbayang film-film misteri di kepalaku. Namun langsung kuhilangkan agar tidak mengganggu perjalananku. Tak lama berselang, kami tiba di top dempo. Puncak pertama Dempo ternyata dataran masif, yang itumbuhi tanaman yang rendah mirip perdu. Dari puncak pertama ini kami turun kembali ke lembah yang diapit oleh puncak pertama dan puncak utama.  Ada beberapa pendaki dari Lampung dan Riau yang kesemuanya laki-laki.

“Puncak Dempo memang hanya dataran masif, yang menganggumkan adalah Top merapi disana. Karena sudah sore, kita ke Merapi besok pagi, biasanya kawah terbuka di pagi hari. Sekarang kita bikin perkemahan ya, yang mau bersih-bersih ada mata air di ujung sana.” Ardi menunjuk ke arah 

“Subhanallah airnya membeku,” sorakku pada yang lainnya. Mata air yang disebutkan ardi ini sebagian telah membeku seperti bongkahan es. Airnya sangat jernih dan dingin, namun saat aku meminumnya agak terasa kecut dan asam.“Airnya asam karena rembesan belerang. Tapi semoga kita nggak sakit minumnya. Hehe.. Baca bismillah jangan lupa.” Ucap Mba Arin.

***
Malam harinya kami tidak bisa tidur, angin bertiup kencang diiringi hujan, kami kedinginan di dalam tenda karena tidak bisa membuat api unggun. Syukurlah kami bisa bertahan hingga pagi menjelang.
Pendakian kepuncak utama tidak terlalu sulit. Lerengnya terdiri dari kerikil dan batu-batu dengan kemitingan sekitar 40°, cukup stabil untuk didaki. Puncak utama gunung Dempu Merupakan kawah gunung berapi yang masih bergejolak. Dinding kawah cukup terjal dan tidak mungkin bisa dituruni tanpa batuan tali temali. Pemandangan dari puncak sangat mengasyikan. Selain kawah yang memberikan kesan khusus, tampak juga terhamparan provinsi Bengkulu dengan hamparan lembah yang sunyi dan hening.  Mas Rinto mengambil posisi dan melantunkan adzan dengan merdu, kami mendengarkan dengan khusuk dan setalah itu sujud bersamaan. Begivftu besar keagungan sang Pencipta. Begitu kecilnya kami di hadapan-Nya.

***
Setelah cukup puas mengambil foto, akhirnya kami mulai untuk turun. Ada kejadian yang membuat kami begitu cemas. Di tengah perjalanan, Mba Arin merasa tubuhnya kaku dan lemas. Ia tidak bisa berjalan, sehingga secara bergantian Ardi dan Gilang menggendong.

“Kira dengan Mbak Yasmin tolong bawa tas ini ya, kalian turun dahulu. Ikuti saja tali kuning yang sudah kita pasang” Kami menuruti keinginan Gilang.

Aku dan Mbak Yasmin berusaha secepat mungkin untuk turun. Bahkan kami menggelindingkan tas bawaan agar tidak terlalu berat dan bisa segera tiba. Kecemasan ternyata bertambah saat di tengah perjalanan, tim pendaki dari Lampung berbalik lagi ke atas karena kehilangan dua teman mereka. Syukurlah, kami bisa segera tiba di Tugu Rimau dan melapor ke penjaga sehingga bisa membantu Mbak Arin untuk turun.

“Bagaimana Kira? Kamu masih nggak semangat?” walaupun masih lemas Mba Arin terus menggoda
“Nggak lah, gunung lebih menggiurkan dari laki-laki.” Ucapku sembari tertawa keras.


Petualangan di Gunung Dempo ini benar-benar mengasyikkan. Banyak kejadian yang akhirnya bisa ku ambil hikmah. ada beberapa rahasia yang sengaja tak kutanyakan di perjalanan kepada teman-teman. Diantaranya aku mendengar suara orang membaca Al-Quran saat perjalanan turun, dan aku memperhatikan sepanjang perjalanan kami diikuti oleh lalat . Hingga suatu waktu aku tanyakan pada Gilang. Ia hanya terkekeh. “Kalo lalat itu keponakan, kalau kamu dengar orang mengaji berarti Alhamdulillah, daripada aku dengar suara raungan motor!” kami berdua terkekeh dan berjanji suatu saat nanti akan kembali mendaki Gunung Dempo, a mountain to remember!

Saya sedang duduk di bawah pohon dengan pemandangan hamparan salju yang putih bersih. Banyak anak-anak tertawa bahagia karena begitu semangatnya bermain ski. Salju memang dingin, tapi suasana disini begitu hangat. Disamping saya, Ubay anak saya dan suami sedang asyik bercengkrama sesekali mengambil foto untuk jadi kenangan seketika kembali ke Indonesia. Kami sedang berada di Gala Yuzawa, salah satu destinasi impian untuk liburan dan berwisata saat musim salju di Jepang. Untuk menghangatkan tubuh, saya mengambil termos berisi teh hijau khas Jepang lalu menyeduhnya ke dalam sebuah poci. Aroma dan uap teh membuat saya nyaman. Lalu saya mendekatkan mulut saya, namun..... Uhhh panas!!



Dan saya terbangun! Ternyata hanya mimpi :(

Sejauh ini Jepang memang hanyalah sebatas mimpi indah saya. hehe.. Tapi tak ada salahnya bermimpi, karena mimpi itu gratis. Siapa tahu dengan banyaknya mimpi dan do'a yang kita minta pada Allah Yang Maha Kaya, salah satunya diijabah.. aamiin...

Sebenarnya banyak sekali destinasi wisata yang saya impikan. Salah satunya adalah Jepang, negara yang terkenal dengan gunung fuji, bunga sakura, teh, masyarakat dan budayanya. Selama ini saya menikmati keindahan Jepang hanya dengan menonton anime dan filmnya terutama One Piece yang jadi favorite saya, membaca baik itu dari majalah Halo Jepang yang dikirimkan kepada saya setiap bulannya, status dan liputan teman-teman di sosial media, atau menonton langsung di televisi tentang liburan di Jepang. Bukan tanpa alasan Jepang menjadi salah satu negara favorit dan paling diminati oleh wisatawan. Namun begitu banyak kelebihan dan pesona Jepang yang membuat kita terkagum-kagum.

Jepang Memiliki Beberapa Musim



Empat musim di Jepang selalu punya pesona tersendiri. Musim semi yang indah dan ceria dengan bermekarannya sakura menjadi pilihan untuk barbeque bersama di bawah indahnya pemandangan. Musim panas yang cerah di Jepang biasanya dinikmati dengan berwisata ke pantai dan melihat banyaknya festival musim panas seperti festival kembang api. Musim gugur yang eksotik dengan perubahan warna daun menjadi kuning, merah, oranye. Serta musim dingin yang menyenangkan dengan bermain salju di arena ski, mengunjungi Sapporo Yuki Matsuri dikota Hokkaido lalu menikmati ratusan patung salju dan pahatanes yang menghiasi dari Taman Odori, lapangan di Satoland, dan jalanan utama di Susukino, atau mengunjungi Gala Yuzawa yang hanya 77 menit dari tokyo.

Transportasi Jepang yang Canggih



Tidak diragukan lagi, Jepang punya Transportasi yang begitu canggih. Jika kita pernah menonton Doraemon Stand By Me, saya pikir itu hanyalah impian masa depan orang-orang Jepang. Namun ternyata Tokyo dan banyak kota lainnya di Jepang satu sama lainnya saling terhubung dengan moda transportasi yakni kereta canggih dan terkenal cepat di negeri ini setidaknya ada tiga jenis kereta yakni kereta lokal, kereta bawah tanah dan kereta super cepat. Kereta api super cepat disebut dengan Shinkansen. Semua orang dapat mengandalkan lintasan kereta api supercepat ini untuk bepergian. Tentu jangan membayangkan kondisi kereta api di Jepang sama dengan kereta api di Indonesia yang masih semrawut dengan jadwal yang sering molor.
Selain itu ada Japan Rail Pass yang dikeluarkan JR menawarkan nilai lebih dan kenyamanan. Rail Pass ini disediakan hanya untuk wisatawan dan harus dibeli di luar Jepang. Ini memberikan pemegangnya perjalanan tak terbatas dengan kereta api. JR dan bus-bus yang berafiliasi serta kapal ferry JR Miyajima. Semoga Indonesia bisa belajar banyak dari Jepang yah!

Masyarakat, Budaya, dan Kuliner



Jepang punya masyarakat yang ramah, tertib dan tepat waktu. Suatu kelebihan yang membuat banyak orang senang berkunjung ke Jepang. Jepang pun sangat kaya dengan kebudayannya. Sebut saja Kabuki di Jepang yang begitu kental dengan seni tradisionalnya, Kabuki dimainkan hanya oleh pria. Para penonton dapat menyaksikan kostum yang mencolok dan pose khusus yang disebut “mie”. Teater khusus kabuki yang disebut Kabukiza merupakan puncak keindahan arsitektur Jepang. Saya pun tertarik dengan kadou yang merupakan seni merangkai bunga ^_^ Ingin juga ikut minum teh bersama orang Jepang dengan menggunakan kimono.

Aduhh bercerita tentang hebatnya negeri Sakura memang nggak ada habisnya deh. Jika saya dikasih kesempatan ke Jepang Gratis pasti mau banget, apapun musimnya :D Apalagi kalau diajak wisata ke Jepang pada saat musim dingin. Aduh nggak kebayang gimana senangnya!

Lalu Seperti Apa Liburan Musim Dingin Ideal di Jepang Menurut Saya?
Biasanya musim dingin di Jepang berlangsung dari Desember-Februari. Sepanjang musim dingin ternyata di Jepang tetap berlangsung kegiatan menarik dan banyak juga wisatawan yang berkunjung. Jika saya berkesempatan mengunjungi Jepang di Musim Dingin banyak hal yang ingin lakukan dan banyak tempat yang ingin saya kunjungi. Apa saja? Yuk simak impian musim dingin ideal di Jepang versi saya :)

Mengunjungi Sapporo Snow Festival, Hokkaido Jepang



Festival Salju di Sapporo sudah sangat dikenal oleh wisatawan dunia dan ini merupakan salah satu acara paling populer selama musim dingin di Jepang. Festival Salju Sapporo dimulai pada tahun 1950, ketika siswa SMA dibangun patung salju di Taman Odori beberapa . Sejak itu berkembang menjadi besar, acara dikomersialkan, menampilkan salju spektakuler dan patung es dan menarik lebih dari dua juta pengunjung dari Jepang dan di seluruh dunia . Snow Festival digelar pada tiga tempat: Odori Site , Susukino Situs dan Tsu Dome Site. Saya suka baca tentang berita pembuatan patung salju dan yang menjadi favorite saya adalah patung salju bertema One Piece. Kepengen banget foto di depan situs ini ^_^

Asahikawa Winter Festival, Hokkaido


Asahikawa terkenal Asahikawa, dikenal sebagai situs kebun binatang di utara Jepang, memegang Festival salju disini dikenal dengan ukuran patung saljunya yang besar.  Sebagai contoh, sebuah patung yang mewakili Suwon Puri di kota Suwon, Korea, memiliki volume 103.591 m3 dan tertulis dalam Guinness World Records sebagai struktur salju terbesar di dunia. Patung-patung salju utama di festival ini konon menggunakan enam ton salju. Duh kayak serasa di film-film negeri salju deh.

Lake Shikaribetsu Kotan, Hokkaido


Dauan Shikaribetsu merupakan merupakan desa es yang dibangun di atas danauh salju. Ada pondok es dilengkapi dengan kursi, meja dan tempat tidur, sebuah bar es dengan counter dan gelas yang terbuat dari es, serta teater es dan ruang es, yang dibangun di atas es untuk acara tersebut. Mandi udara terbuka di atas es adalah atraksi yang populer juga, dan saya ingin sekali berendam di mata air panas di bak bulat yang merupakan satu-satunya hal yang tidak terbuat dari es di sini.







Wisata Salju di Onsen


Kusastsu Onsen saat Musim Dingin
Onsen atau pemandian air panas adalah destinasi wisata yang sangat indah ketika musim dingin. Berendam dalam air hangat alami akan jadi sangat mengasyikkan sambil memandangi pemandangan yang dipenuhi oleh hamparan salju. Banyak sekali Onsen yang ada di Jepang diantarnya Nyuto Onsen, Minakami Onsen yang memiliki pemandian outdoors terluar dan terbesar di Jepang, juga Kusatsu Onsen di Prefektur gunma memiliki volume mata air panas yang besar dan secara konsisten mampu bertahan sebagai tujuan onsen terbaik bagi wisatawan.

Satu hal lagi yang menarik tentang Onsen di Jepang adalah Jigokudani Monkey Park, Onsen ini menjadi unik karena kita bisa berendam dengan air panas dengan monyet-monyet liar gunung yang hidup liar di sekitar onsen tersebut. dan tidak perlu takut untuk mandi bersama mereka karena mereka sangat ramah dan fotogenik.



Tokamachi Snow Festival, Niigata Prefecture



Kota Niigata Prefecture Tokamachi, dikenal karena saljunya yang banyak dan dianggap sebagai pencetus festival era salju modern. Tokamachi ini terkenal dengan patung-patung salju seni dipamerkan di Festival Salju Tokamachi tahunannya. Pada tahun 2012, festival ini akan berlangsung dari 17-19 Februari, menampilkan patung salju yang menggambarkan berbagai dewa tradisional Jepang ditampilkan di seluruh kota. Di panggung besar yang terbuat dari salju, telah tercatat oleh Guinness World Records pada tahun 1982. Akhir dari festival ini adalah akan diadakan kembang api dengan patung salju sebagai latar belakang.

Mengunjungi Benteng Himeji



Well, jalan-jalan ke Jepang kayaknya agak kurang kalau tidak mengunjungi Himeji castle. Tidak seperti kebanyakan istana di Jepang, sejak abad ke-14, Himeji Castle belum pernah hancur. Baik oleh api, peperangan ataupun gempa bumi. Hingga menjadikannya sebagai contoh arsitektur terbaik di zaman feodal Jepang.  Eksotik banget deh liat Benteng Himeji yang dipenuhi oleh salju. Pakai kimono dan berfoto disana pasti bakal seru dan mengasyikkan.

***
Eitt masih ada satu destinasi wisata yang bakalan bikin liburan musim dingin di Jepang jadi ideal. Tapi saya tahan dulu, karena kita sebaiknya menikmati kulinernya untuk membuat perut hangat!

Mencicipi Kuliner Khas Musim Dingin di Jepang
Jika saya berkunjung ke Jepang saat musim dingin, tentunya saya akan mencari makanan yang hangat agar nyaman. 

1. Yosenabe

Sup memang selalu lekat sebagai sajian yang paling pas dimakan saat musim dingin. Seperti sup tradisional khas Jepang yang satu ini yosenabe. Yosenabe adalah sup yang isinya beragam seperti udang daging, sayur telur dan tahu yang dimasak dalam hotpot.Yang unik biasanya menu ini bisa dimasak diatas meja sambil langsung dimakan dalam keadaan masih sangat panas. Selain menghangatkan tubuh menu satu ini sangat mengenyangkan. Bagi wisatawan musim bisa memilih restoran halal untuk menyantapnya.

2. Ramen

Ramen menjadi sajian wajib dan selalu lekat dengan cuaca dingin. Sajian mie ini memang paling enak dinikmati untuk menghangatkan badan. Tak hanya dapat dibuat sendiri, biasanya orang Jepang akan keluar di malam hari untuk pergi ke kedai ramen menikmati sajian mie panas khas ini. Namun bagi yang muslim harus hati-hati memilih ramen karena rata-rata ramen berbahan kaldu "pork". Nah untuk Ramen Halal saya pernah baca Shocking Japan karya Junanto Herdiawan yang merekomendasikan warung ramen bernama "Kaijin" Warung ramen seafood ini lokasinya di daerah Shinjuku. Tak jauh dari pintu keluar tenggara (South East Exit).

3. Yakizakana

Yakizakana atau ikan bakar merupakan hidangan populer di resto Jepang menggunakan kompor khas Jepang, bukan oven. Musim dingin di Jepang menjadi sangat tepat untuk menyantap ikan sebanyak-banyaknya. Ikan-ikan Jepang, pada musim dingin, akan mengandung banyak lemak karena banyak menumpuk lemak di tubuhnya untuk mempertahankan dirinya dari serangan udara dingin. Dengan tumpukan lemak tersebut maka rasanya terasa sangat lezat. Salah satu ikan yang mudah ditemui di musim dingin adalah sanma,  apalagi dibakar dengan bumbu khas Jepang. Ikan ini paling mantap bila dimasak dengan bumbu garam saja. Ketika dibakar, kandungan lemak di tubuhnya akan meleleh mencair memenuhi seluruh permukaan kulitnya.

Karena saya seorang muslim tentu saya akan hati-hati untuk memilih makanan. Tapi nggak perlu khawatir, banyak juga restoran halal dan store untuk muslim yang bisa saya nikmati yang tersebar di beberapa daerah di Jepang. Berikut di antaranya
1. Merah Putih Kafe
    Alamat : Shin Okubo Initial House 304, 2-10-9 Hyakunincho, Shinjuku-ku Tokyo
2. Rasa Malaysia
    Alamat : 4F, Hashimoto Bldg., 1-6-6, Kabukicho, Shinjuku-ku, Tokyo
3. Istanbur Saray
    Alamat : Matsuki Building 3F, 534-28 Ebisu-cho, North of kawaramachi Sanjo st, Nakagyo-ku, Kyoto
4. Halal Food Hokkaido
    Alamat :  2-1-101, Higashi 4-chome, Hachiken 6 jo, Nishi-ku, Sapporo-shi, Hokkaido

Informasi Tempat Ibadah untuk Muslim di Jepang
Saya awalnya ragu ketika mengingat Jepang mempunyai warga yang mayoritasnya nonmuslim. Namun ternyata tidak perlu khawatir, ada juga masjid di Jepang. Ada dua mesjid yang cukup besar dan terkenal di Jepang yaitu Mesjid Camii Tokyo yang berlokasi di dekat stasiun Yoyogi Uehara, Tokyo dan Mesjid Kobe di kota Kobe.

Mesjid Camii Tokyo
Mesjid Camii Tokyo merupakan masjid terbesar di Jepang yang berdiri di atas tanah seluas 734 m2 dengan total luas bangunan 1477m2. Ornamen arsitektural mesjid ini sangat indah sehingga orang Jepang non-muslim pun banyak yang berkunjung untuk melihat keindahannya. Mesjid ini juga merangkap sebagai pusat kebudayaan Turki. Sedangkan Mesjid Kobe adalah mesjid tertua di Jepang, yang dibangun pada Oktober 1935. Mesjid ini terletak di Kitano-cho, Kobe. Walaupun pada tahun 1995 kota Kobe dilanda gempa besar yang menewaskan ribuan jiwa tetapi bangungan mesjid ini tidak mengalami kerusakan berarti.


Yang Tidak Boleh dilupakan : SHOPPING
Bagi pencinta belanja seperti saya, pasti nggak mantap rasanya jika tidak berburu barang untuk oleh-oleh dan juga jadi kenangan seketika pulang ke Indonesia. Jepang punya banyak barang bermerk dari seluruh dunia. Tentunya jika belanja langsung ke Jepang akan mendapatkan harga yang lebih murah :D Ada banyak tempat belanja yang bagus:

Ginza


Ginza yang ada di Tokyo selain menjadi pusat perbelanjaan di mana pemilik merek ternama di seluruh dunia membuka toko unggulannya, juga menjadi tempat berkumpulnya show room merek jepang terkemuka. Di Ginza juga banyak terdapat department store, sehingga benar-benar menjadi daerah pusat belanja di Jepang



Toko 100 Yen
Kebanyakan toko 100 Yen di Jepang menjual berbagai macam barang dengan harga sama, yakni 100 Yen. Selain itu, di toko obat Matsumoto Kiyoshi, obat-obatan dan kosmetik dapat dibeli dengan harga murah. Agar bisa mendapatkan buku, majalah, dan komik Jepang dengan harga murah, marilah kita membelinya di toko buku bekas. Di seluruh daerah di Jepang terdapat chain store buku bekas yang dinamakan Book Off, yang mana buku Jepang dapat dibeli dengan harga mulai dari 105 Yen sampai dengan sekitar 50% dari harga barunya.

Nakamise Dori & Oriental Bazaar


Nakamise Dori
Jika ingin membeli cenderamata, kedua tempat ini tidak boleh dilewatkan. Nakamise adalah sebuah jalanan yang terdapat di sekitar Kuil Asakusa, dengan panjang sekitar 250 meter, dan dipenuhi kios-kios yang menjual berbagai jenis cenderamata khas Jepang, seperti yukata, kipas, dan berbagai jenis makanan ringan lokal. Di sini saya bisa mengerahkan keahlian menawar Anda.

Dari Nakamise, jangan lupa mampir ke Oriental Bazaar, salah satu toko suvenir terbesar di Jepang. Terdiri dari di tiga lantai, saya bisa menemukan hampir semua jenis cenderamata di sini, mulai dari kimono antik yang pengen banget saya beli, vas, lemari, hingga boneka Jepang. Oriental Bazaar menyediakan staf yang fasih berbahasa Inggris, dan dapat mengirimkan barang hasil belanjaan  yang berat-berat (lemari, kursi, dan sebagainya).

***
Menghabiskan Hari di Gala Yuzawa "Snowy Wonderland"
Wah perut sudah hangat setelah menyantap makanan jepang yang lezat. Beribadah dan membeli oleh-oleh pun sudah. Satu lagi destinasi selanjutnya yang wajib untuk dikunjungi ketika menikmati Liburan Musim Dingin di Jepang adalah GALA YUZAWA. Yup nggak lengkap rasanya liburan tanpa bermain salju, dan menikmati olahraga seperti ski atau snowboard.


Pasti teman-teman dah pada tahu bahwa Gala Yuzawa sudah terkenal dengan keindahan arena ski nya. Gala Yuzawa merupakan salah satu tempat yang direkomendasikan bagi para turis yang ingin merasakan kegembiraan liburan musim dingin di Jepang. Ski resort ini hanya berjarak 77 menit dengan shinkansen dari stasiun Tokyo. Mencapai “snowy wonderland” ini tidak perlu mengganti kereta karena dengan shinkansen bisa langsung tiba di Gala Yuzawa Ski Resort. Di gala Yuzawa kita pun bisa menikmati pemandangan dengan menggunakan gondola.

Pasti tertarik kan untuk mengunjungi gala Yuzawa. Jika ingin pergi ke Gala Yuzawa nggak usah bingung. Karena sudah banyak travel agent yang memudahkan untuk wisata ke sana. Salah satunya Tokyo Rail Days Indonesia yang di kelola oleh JR East yang tergabung dalam Japan Rail Group.

Oh ya bagi yang ingin menikmati salju di Gala Yuzawa, sekarang sedang ada promonya hingga tanggal 28 Februari 2015. Buy 1 Get 1 Free. Wah jangan sampai ketinggalan loh. Kita bisa memilih paket bermain Saljunya di Gala Yuzawa. dari harga US$129-US$-224  untuk orang dewasa dan US$ 64- US$ 112 untuk anak-anak.

Saya membayangkan saya akan menaiki kereta shinsaken yang nyaman lalu menikmati keindahan Gala Yuzawa. Aamiin.. moga jadi kenyataan

Untuk info lengkap mengenai Gala Yuzawa dan info pemesanannya silahkan berkunjung kesini
Website : http://www.jp-rail-id.com/products/gala-yuzawa/
Fanpage FB : https://www.facebook.com/id.jprail 

***

Wahh senangnya jika bisa menikmati Liburan Musim Dingin di Jepang seperti impian saya. Semoga bisa benar-benar mengunjungi Jepang! aamiin..
Kalo teman-teman punya nggak impian Liburan Musim Dingin di Jepang? Jangan Lupa ke Gala Yuzawa ya ^_^




Referensi:
http://japan-magazine.jnto.go.jp/
http://j-cul.com/
http://jepang.panduanwisata.id/
http://www.jalan2kejepang.com/
http://www.jp-rail-id.com/products/gala-yuzawa/
https://www.facebook.com/id.jprail
http://www.jnto.or.id/muslim_visitors.html

Sumber Gambar
http://google.com
http://www.jp-rail-id.com/products/gala-yuzawa/
https://www.facebook.com/id.jprail
http://www.jnto.or.id


Desa wisata adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli. Selain itu, beberapa faktor pendukung seperti makanan khas, sistem pertanian dan sistem sosial turut mewarnai sebuah kawasan desa wisata. Di luar faktor-faktor tersebut, alam dan lingkungan yang masih asli dan terjaga merupakan salah satu faktor terpenting dari sebuah kawasan tujuan wisata.

Bentang alam yang indah di berbagai wilayah Indonesia menjadi faktor yang sangat mendukung untuk membentuk Desa Wisata. Kementerian Pariwisata pun tiap tahunnya melakukan pemilihan Desa Wisata Terbaik yang diikuti berbagai provinsi. Tahun 2014, Desa Wisata terbaik dimenangkan oleh Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Sedangkan nominasi sepuluh besar Desa Wisata terbaik didominasi desa-desa yang berada di Pulau Jawa.

Sedih ketika lagi-lagi mengetahui daerah saya masih jauh tertinggal dari daerah lainnya yang begitu cepat pertumbuhan wisatanya. Meskipun Bengkulu punya potensi wisata yang besar terutama wisata bahari, namun sejauh yang saya tahu, desa wisatanya barulah sebatas pencanangan.

Bulan lalu Pemerintah Bengkulu Tengah merencanakan pembentukan Empat Desa Wisata yaitu Desa Datar Lebar, Desa Tanjung Heran, Desa Pasar Pedati dan Desa Padang Betuah Kecamatan Pondok Kelapa. Pemda setempat mengharapkan pembentukan Desa Wisata ini bisa meningkatkan kunjungan masyarakat baik nasional maupun internasional karena Bengkulu Tengah bukan hanya Kaya dengan Objek Wisata Alam, tapi juga Wisata Sejarah dan Budaya serta kearifan lokal masyarakatnya.

Kali ini saya akan mengajak pembaca untuk berkunjung ke salah satu Desa Wisata yang baru dibentuk yaitu Desa Datar Lebar yang ada di Taba Penanjung

1. Objek Wisata Alam

Air Terjun Datar Lebar 



Desa Datar Lebar terkenal dengan Air terjunnya yang terletak di kabupaten Bengkulu Tengah. Tepatnya di Kawasan Hutan Lindung taba penanjung Desa Datar Lebar. Air terjun setinggi 15 meter  berada kurang lebih 10 Km dari jalan raya. Aksesnya yang masih relatif susah ditempuh karena jalan yang tidak bagus padahal jika pemerintah memperbaiki jalan, tentulah akan banyak wisatawan yang datang

2. Wisata Sejarah



Bunker Coa Sako
Bunker Coa Sako adalah sebuah Cagar Budaya berbentuk sebuah bunker atau tempat perlindungan di bawah tanah yang dibangun pada jaman penjajahan Jepang di Bengkulu, Bangunan bunker berjumlah 3 ruangan yang ruangannya tidak saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Benda Cagar Budaya yang status berkepemilikan adalah milik pribadi atas nama ajisul ini berlokasi di Taba Penanjung
Transportasi : Situs ini dapat anda tempuh menggunakan kendaraan baik mobil maupun motor karena situs ini terletak di pinggir jalan utama. Rute yang bisa anda tempuh setelah mendarat di lapangan udara Fatmawati Bengkulu adalah menuju ke Kabupaten Bengkulu Tengah arah Kota Curup. Kurang lebih 1,5 jam perjalanan darat tepatnya 50 meter sebelum taman Gunung Liku sembilan, di sebelah kiri adan jalan anda akan menemukan situs ini

3. Masyarakat dan Budaya
Masyarakat di Desa Taba Penanjung merupakan pencampuran berbagai suku pendatang dan bergabung dengan penduduk asli penduduk di Taba Penanjung yaitu suku Rejang. Bahasa yang digunakan pun merupakan bahasa Rejang, bahkan masyarakat punya cara penulisan huruf sendiri yang dinamakan huruf ka-ga-nga. 



Kesenian masyarakat Desa sangat kental dengan nuansa Islami. Ini terlihat upacara perkawinan, akikahan, di acara keagamaan. Kesenian Syarafal Annam dan Kesenian Rebana dan nyanyian-nyanyian berirama padang pasir mendominasi, tidak seperti di kota yang lebih suka mengundang artis atau organ tunggal. Syarafal anam secara sederhana bisa dikatakan rabananya bapak-bapak ^_^

Syarafal Anam

Untuk menuju ke Desa Taba Penanjung bisa menggunakan kendaraan pribadi baik motor atau mobil. Namun untuk penginapan atau Pondok Wisata belum terkelola dengan baik. Biasanya wisatawan memilih untuk tidak menginap atau menumpang di rumah warga.

Semoga kedepannya fasilitas berupa transportasi dan akomodasi semakin lebih baik sehingga perwujudan Desa Wisata Datar Lebar di Bengkulu Tengah bisa terealisasi.


Referensi
http://pariwisata.bengkuluprov.go.id
http://www.central-java-tourism.com/desa-wisata
http://bengkuluekspress.com/empat-desa-wisata-dibentuk/
http://www.bengkulutengahkab.go.id/

Sumber Gambar
http://google.com
http://pariwisata.bengkuluprov.go.id
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Lirik di atas sudah lama kita kenal. Walau agak berlebihan untuk dikatakan kalau “batu” bisa jadi tanaman, tapi ini sebenarnya sebuah ungkapan betapa suburnya tanah di Indonesia. Bentang alam yang indah, dan kekayaan sumber daya alam membuat Indonesia diibaratkan seperti tanah surga.

Salah satu kekayaan Indonesia yang harusnya membuat kita bangga adalah kekayaan “buah” lokal yang beraneka ragam. Indonesia sebagai salah satu negara tropis dengan tanahnya yang subur menjadikan buah tropis di Indonesia  punya rasa yang lebih enak dibandingkan dengan buah impor.

Sebagian dari kita mungkin merasa gengsi mengkonsumsi buah lokal. Tapi tidak dengan saya. Dari kecil sudah terbiasa diberikan buah lokal, hingga sekarang saya selalu konsumsi buah lokal dan tak bisa berpaling. Dulu  Image “ndeso” atau udik seringkali didengar, tapi cuekin aja yang ngomong begitu. Sekarang petani buah di Indonesia, udah makin meningkatkan kualitas produk buah lokal kok, bahkan sudah ada distributor yang menyediakan buah lokal terbaik seperti Sunpride Indonesia.

Ternyata buah Lokal memang membuat saya jatuh cinta. Alasannya sederhana, karena Buah Lokal Enak, Bergizi, dan Terjangkau.

Enak
Walaupun secara umum tampilan buah impor lebih unggul, namun mereka tidak bisa membuat saya jatuh cinta. Saya punya prinsip don’t judge a fruit from its cover. Ya, tampilan kadang bisa menipu. Seperti pengalaman, saya pernah dibawakan buah jeruk impor yang tampilannya begitu menggiurkan, ukurannya besar dan warna nya begitu cerah. Namun setelah dimakan rasanya datar, kalah sama jeruk madu lokal asli Indonesia.

Bergizi
Buah lokal kaya akan gizi dibandingkan buah impor. Gizi lebih baik dalam buah lokal karena tidak melalui penyimpanan dan pengawetan yang lama dan bisa menurunkan kualitas. Sedangkan buah impor bisa disimpan selama enam bulan hingga satu tahun yang membuat kualitasnya merosot. Selain itu buah lokal juga biasanya memiliki kandungan mineral yang tinggi seperti sirsak dan kelapa.
Yang membuat kita miris adalah meskipun buah lokal Indonesia punya kualitas mumpuni, kadang harus dipromosikan dengan nama impor agar menarik minat pasar. Sebut saja Pepaya California dan pepaya hawai yang sebenarnya merupakan varieatas yang dikembangkan oleh IPB.

Terjangkau
Awalnya memang harga buah lokal kalah bersaing dengan buah impor. Namun sekarang, harganya tidak jauh beda. Apalagi kalau buah lokal musiman yang merupakan buah asli daerah bisa jauh lebih murah. Kalau di daerah saya Bengkulu, Durian jika sedang musim bisa dijual dengan harga yang sangat bersahabat dengan kantong ibu rumah tangga seperti saya, bahkan saya pernah beli dengan harga Rp.5000 saja ^_^  Selain itu buah lokal juga lebih mudah didapatkan dimana saja, dijalanan pun banyak yang menjual.

Selain alasan diatas, saya beranggapan ketika kita mencintai produk dalam negeri secara tidak langsung kita telah berkontribusi terhadap kemajuan negeri tercinta ini. Walaupun tidak semua hal "impor" itu tidak baik, tidak ada salahnya kita mendukung produk dalam negeri. Ketika Indonesia terkenal, tentu masyarakatnya pun ikut bangga. Ayo cintai produk lokal ^_^

Lalu Siapa sajakah Mereka yang membuat saya Jatuh Cinta?

Jeruk Kalamansi

credit
Sudah lama jeruk kalamansi dibudidayakan di Bengkulu. Saya pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan Koperasi Wanita yang memperkenalkan budidaya jeruk kalamansi dan pengolahannya menjadi berbagai macam minuman dan makanan. Jeruk kalamansi adalah jenis buah jeruk yang berkembang pesat di Bengkulu, berbau harum, dan memiliki rasa yang asam ketika sudah masak, dan pahit ketika masih mentah. Buah tersebut sangat kaya akan bulir-bulir citrun (sitrat) yang mudah dipisahkan dan mengandung vitamin C. Selain jeruk Kalamansi diproduksi secara massal menjadi Sirup, penggunaan lainnya mudah dijumpai dalam berbagai penyajian masakan, yaitu digunakan sebagai pelengkap masakan, sebagai penambah rasa asam yang menyegarkan. Jeruk Kalamansi juga bisa diolah menjadi kue, saus, selai, dikeringkan menjadi semacam teh, diolah menjadi berbagai bahan produksi kosmetik dan dipakai untuk kebutuhan rumah tangga lainnya.

Mangga
sewaktu hamil, saya doyan makan mangga bengkolen sambil membaca
Ini salah satu buah kegemaran saya. Mangga khas Bengkulu biasa disebut Mangga Bengkolen. Mangganya besar, bijinya tipis, dan daging buah tebal serta manis. Mangga mengandung vitamin C dan serat yang tinggi, sehingga bermanfaat untuk kesehatan kulit dan mengendalikan tekanan darah.

Pepaya
Ini adalah buah murah meriah yang sangat mudah ditemukan. Curup dan Kepahyang di Bengkulu terkenal dengan kualitas pepaya nya yang bagus. Besar, Merah dan Manis. Ternyata pepaya pun banyak manfaatnya. Kandungan enzim papain dan serat dalam pepaya sangat bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan, sehingga dapat memperlancar buang air besar dan mencegah wasir. Kandungan vitamin C di dalamnya bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh dan mencegah berbagai serangan penyakit. Sementara kandungan vitamin A dapat membantu meningkatkan fungsi pengelihatan. Buah pepaya bermanfaat juga sebagai detoksifikasi alami, membersihkan racun dalam tubuh dan kandungan magnesiumnya bermanfaat untuk merawat kulit, menghilangkan jerawat, serta mempercepat penyembuhan luka. Pepaya juga enak dijadikan cemilan, atau dibuat rujak. Pasti ketagihan.

Durian
durian bengkulu 
Durian memang banyak diBengkulu. Bahkan salah satu daerah penghasil durian di bengkulu bernama Lubuk Durian.  durian di sini biasanya berasal dari hutan dan dipanen dengan cara manual, tidak ada kebun khusus, pohon durian yang ada di Bengkulu adalah warisan dari nenek moyang. Durian Bengkulu pun murah, dan lezat banget, apalagi yang langsung jatuh dari pohonnya. Durian di Bengkulu tidak hanya dinikmati dengan menyantapnya langsung. Kadang bisa dibuat tempoyak ataupun lempuk durian

Guava Crystal 

Guava Crystal biasa dikenal dengan jambu biji. Buah ini sering saya jadikan camilan jika hari sedang panas. Jambu biji sangat mudah ditemukan di daerah saya. Banyak tetangga yang menanamnya, dan mudah juga tumbuh. Jambu biji sangat kaya vitamin C, lebih tinggi dari buah jeruk, dan jauh lebih tinggi daripada kiwi yang disebut-sebut sebagai rajanya vitamin C. Di samping serat, jambu biji juga mengandung mineral seperti mangan dan magnesium, serta asam amino esensial seperti tryptophan. Juga fitokimia berkhasiat seperti asam elagat, asam linoleat, dan asam korbigen. Selain rasanya manis dan menyegarkan, ternyata buah jambu biji juga bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut ini beberapa khasiat dari jambu biji untuk kesehatan:
1. Menyembuhkan Infeksi
2. Mencegah Kanker
3. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner
4.  Mengatasi Diabetes
5. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
6. Antiradang dan Antivirus

***

Jalan untuk menjadikan buah lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri memang tidak mudah. Perlu kerjasama semua pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah. Apalagi konsumsi buah orang Indonesia tergolong masih rendah. Orang Indonesia baru mengonsumsi buah dan sayur sekitar 35 kg/kapita/tahun, sedangkan orang Jepang sudah mengonsumsi 150 kg/kapita/tahun.

Senang sekali ketika ada Sunpride yang berkomitmen untuk menyediakan buah-buah segar yang 80% nya merupakan buah lokal. kalaupun buah impor disediakan itu merupakan jenis buah yang sulit atau tidak bisa ditanam di Indonesia. Selain itu Sunpride juga mendidik konsumen dan menyediakan alat yang diperlukan untuk dapat memilih dan membedakan buah untuk kesegaran dan kualitas yang biasanya memberikan kampanye dan promosi tentang pemilihan buah yang baik.


Saya berharap Supride bisa membuka cabang di seluruh indonesia sehingga seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat dalam menikmati buah lokal yang segar. Agar semua orang pun bisa ikut jatuh cinta dengan buah lokal Indonesia.


Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Jeruk_kalamansi
http://www.sunpride.co.id/seputar-guava-crystal/
http://www.sunpride.co.id/indonesia/
http://manfaatnyasehat.blogspot.com/

Sumber gambar
Dokumen Pribadi
http://google.com
http://bengkuluekspress.com
http://www.sunpride.co.id/
https://www.facebook.com/sunpride.indonesia

Dahulu di Australia, binatang tidak hidup seperti sekarang ini. Koala yang kita kenal hidup di pohon tidak selalu hidup di pohon dan burung Kasuari yang tidak bisa terbang masih bisa terbang dengan sayapnya. Mereka hidup di pohon dengan rukun dan damai.

Namun suatu ketika seekor koala bernama Kiko dan burung Kasuari bernama Brock terlibat permusuhan. Permusuhan itu berlangsung sangat lama dan mereka susah sekali untuk berdamai. Walaupun akhirnya bisa berdamai, namun mereka kembali bermusuhan. Brock merasa iri karena Kiko dan teman-temannya disukai manusia sehingga disebut hewan paling lucu di dunia. Selain itu Brock merasa tidak senang karena sering dikatakan galak dan besar oleh manusia.

Hingga akhirnya Brock menemui Kiko
“Kiko! Kamu harus minta maaf padaku dan menyelesaikan urusan kita!” Ucap Brock dengan nada marah.

“Kenapa harus minta maaf! Bukankah waktu itu sudah berdamai, kita harusnya tidak bermusuhan lagi.” Jawab Kiko si Koala.

“Tidak mau! Aku tidak mau berteman dengan binatang kecil sepertimu, kamu harus tunduk denganku!”

“Kok kamu gitu sih Brock, kita kan tidak boleh bertengkar.” Kiko memelas.

“Iya dong, aku lebih hebat darimu Kiko. Tubuhku besar dan aku bisa terbang, sedangkan kamu hanya bisa memanjat pohon saja!”

“Setiap binatang itu kan punya kelebihan dan kekurangan, jadi tidak boleh saling merendahkan.”

“Tidak bisa, aku akan menunjukkan padamu bahwa aku lebih hebat!” nasihat Kiko ternyata tidak didengarkan oleh Brock. Brock si Burung Kasuari malah menarik nafas dalam-dalam dan menggembungkan badan sambil mengangkat sayapnya. Namun tiba-tiba sayapnya menjadi berat. Ia kesal  dan memandang sinis kepada Kiko.

Karena takut terlibat perkelahian akhirnya Kiko berlari ke atas pohon. Brock ternyata tidak bisa mengejarnya karena sayapnya tidak bisa lagi digunakan untuk terbang karena badannya terlalu besar. Sejak itu Kiko si Koala tak pernah lagi turun dari pohon dan bersembunyi bila melihat Brock burung Kasuari. Kasuari pun tidak bisa terbang lagi sejak saat itu.

Setiap Makhluk Punya Kelebihan dan Kekurangan
Jadi jangan merendahkan Sesama

Kami pernah punya cerita
yang tersimpan rapi di sebuah kotak bernama hati

kalaulah ini kenangan tentulah ini kenangan indah
ingatan tentang persahabatan dimana kita tak perlu berpura-pura
dimana kita tak perlu menjadi apa dan siapa
saat tangis dan tawa benar-benar jujur diperlihatkan

Jfe (elve, gumi, tuti, inga, saya)  minus Dodo Uul

Dari sekian banyak cerita, masa SMA adalah saat dimana begitu bewarnanya kisah. Saya sadari saya bukanlah orang yang banyak berkata, bukan pula orang yang bisa mendapatkan banyak teman begitu saja. Saya tertutup, pemalu dan tidak percaya diri. Saya lemah dalam mental, merasa sendiri sejak mengalami kecelakaan semasa SD yang membuat saya menutup diri untuk banyak orang.

Namun entah bagaimana, masa SMA menjadi begitu berwarna setelah menemukan mereka. Keakraban kami dimulai sejak kelas 2 SMA saat saya aktif di Risma Surya Ramadhan SMA Negeri 5 Bengkulu. Kami menamai diri Jenewa Friendship karena sama-sama aktif juga di Palang Merah Remaja (PMR). JFe sebenarnya nama grup nasyid kami yang minim prestasi  karena selalu tak bisa menyamakan suara hehee... Tapi dari sanalah kedekatan kami, nasyid kami alihkan dengan lomba Mading yang ternyata tidak pernah kalah.

Inga Salati
Dia kurus :D dan keras, keras dalam berusaha. Saya selalu salut dengan semangat pantang menyerahnya. Saya akui diantara kami, beliaulah yang tegar banget. Bahkan saat dirundung masalah, dia bisa dikatakan yang paling jarang menangis. Inga juga suka ngasih kejutan. Ia yang sudah menyelesaikan studi S2nya ini termasuk yang paling jarang curhat masalah "cinta". Selalu dipendam bahkan hingga sekarang saya nggak tau dia itu pernah suka sama siapa. Denger-denger sebentar lagi mau menikah, saya do'akan yang terbaik saja untuknya :)

Dodo Uul
Dari segi umur, dodo uul lah yang senior. dodo uul ini tergolong agak cuek, tapi kadang nggemesin.
Hal yang paling saya ingat dia sampai menangis karena kami tinggalin waktu mau nyebrang jalan. Dia takut nyebrang loh hehee... Satu hal lagi yang masih jadi memori lucu saat kami ngerjain dodo sewaktu dia ulang tahun, dicuekin, dimarah-marahin dan kunci kosannya disumputin, walhasil dia menangis lalu menjebol gembok rumahnya :D

Bungsu Elva
keluarga besar JFe di nikahan bungsu elva
Dulunya bungsu ini tinggi dan kurus, kami sering memanggilnya tembolok :D karena walaupun kurus makannya paling banyak di antara kami. Bungsu Elva juga sering "ngambek" hehee... tapi gx lama sih ngambeknya, saya dan teman-teman juga sering nginep dirumahnya terutama kalo mau ikutan lomba mading. alhamdulillah tanggal 15 Februari yang lalu, dia sudah sah jadi istri orang ^_^ barakallah ya su, moga langgeng.

Mbak Tuti
Nah kalo yang ini adalah Ketua Keputrian RISMA yang paling kalem diantara kami. Kalau bicara itu lembut, bertutur dan tidak mudah marah :D Tapi kalo sesekali marah bisa nyeremin loh hehe... Mbak tut ini tulisannya rapi banget, jadi sering jadi juru tulis kalau lomba mading ^_^ Alhamdulillah beliau juga sudah menikah, semoga cepat dikaruniai momongan yah mbak

Dedek Gumi
Menurut saya dedek adalah yang paling populer diantara kami, dia supel, ceria, nyentrik dan mudah bergaul dengan orang lain. Walaupun begitu dia tetap mau temenan sama kami yang biasa-biasa aja hihii... Dulu waktu kelas 2 sma dedek ini teman sebangku saya :D eh kami pernah loh nginap dirumah dedek, tapi nginepnya di halaman depan pakai tenda, rencanannya sih mau muhasabah, ahh sayang nggak ada fotonya. Dedek juga sudah nyelesain studi s2 nya. JFe sekarang lagi nungguin undangan nikahannya ^_^


Yah itulah mereka, selepas kuliah kami tetap akrab dan bahkan menemukan banyak sahabat baru, termasuk Ibung Itin yang satu kosan dengan inga salati, dia kami anggap seperti saudara sendiri.
Kini kami terpisah jarak. Masing-masing sudah punya kesibukan sendiri, pun mungkin bertemu sahabat baru di perjalanan hidup. Tapi kami masih menyempatkan untuk bertemu dan berkumpul disuatu waktu, sebagai pengingat persahabatan yang semoga bisa terus terjalin.


Kita mungkin terpisah
tapi hati kita tetap bersatu

Kalaulah persahabatan ini memang hanyalah kenangan indah
 dan kalian sudah menemukan banyak sahabat diluar sana tak mengapa. 
Namun, ingatlah tentang kita sedetik saja dalam perjalanan kalian.

walau tak bisa menuturkan kata rindu
walau tak sempat bertanya apa kabar
sempatkanlah menyebut nama kita sesekali dalam do'a
agar persahabatan ini bukanlah hanya di dunia
semoga berlanjut hingga ke surga


Love U All

@chikarein
Hujan menampakkan corak pada mega, mengisyaratkan betapa kuasa Penciptanya. 
Saya memilih duduk di beranda, menikmati rintik dengan segelas teh rosela yang tak lagi hangat. 
Lagi, hujan mengajak untuk merenung, mengingat-ingat, menerka-nerka, kadang juga berangan tentang mimpi yang masih banyak tertunda. 
Tentang hidup yang kadang tak berjalan di sebenarnya tujuan. 
Tentang berpuluh tahun penghambaan yang masih tak sempurna.

credit

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ 

"Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201).

Tak terhitung berapa kali do'a ini diucapkan. Dengan satu harapan, bahwa Allah yang menciptakan manusia di dunia memudahkan perjalanan singkat di dunia ini, lalu menghadiahkan sebuah akhir yang indah yaitu kebahagiaan di akhirat kelak. Bisa dikatakan inilah visi dalam hidup saya. Sederhana dalam kalimat, namun pencapaiannya hanya Allah sajalah yang berhak menentukan.

Tidak ingin sebatas angan-angan, tentulah usaha diperlukan untuk mendapatkan ridho Allah hingga tujuan itu bisa dicapai. Lalu dengan apa? Allah telah menyampaikan dalam firmanNya “Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56). Beribadah bukan semata-mata melaksanakan rukun Islam, tapi apapun yang dilakukan di dunia ini hendaknya diniatkan untuk beribadah pada Allah. 

***
Setiap orang punya cara masing-masing untuk mencapai tujuan hidupnya, begitupun saya. Dan ini beberapa hal yang sedang dan akan saya usahakan untuk diterapkan agar menjadi sebenarnya hamba.
1. Mengupgrade iman dan taqwa pada Allah
2. Beramal, berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya karena sebaik-baik hamba adalah yang bermanfaat bagi orang lain
3. Menuntut ilmu sebanyak-banyaknya
4. Membentuk keluarga Islami yang Sakinah, Mawadah, Warrahmah

Masih banyak sebenarnya yang tidak mungkin saya tuliskan satu persatu, empat poin itu saja jika bisa saya lakukan dengan maksimal sungguh merupakan berkah luar biasa. :)

Saya masih menikmati hujan
dengan penuh harap
hujan ini membawa berkah اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا



guru adalah sosok teladan untuk digugu dan ditiru
bukan hanya sosok yang hanya bisa menyuruh
guru adalah sosok motivator untuk anak didiknya
bukan sosok yang hanya bisa menilai dengan angka

credit

Beberapa tahun menjadi seorang guru, memberikan satu kesan bagi saya pribadi bahwa menjadi seorang guru bukanlah perkara yang mudah. Tidak semudah pekerjaan lain yang pernah saya geluti. Guru tidak sekedar menyampaikan pelajaran di depan kelas, memberikan tugas lantas menilai kemampuan anak dengan deretan angka di lembar penilian. Namun menjadi seorang guru berarti memikul sebuah amanah besar akan perkembangan peserta didik, baik kemampuan akademik maupun sikapnya.

Saya jelas masih ingat bagaimana kecewanya saya dengan beberapa oknum guru saat saya masih duduk dibangku sekolah. Tidak perlu disebutkan tepatnya dimana, saya mendapati seorang guru yang begitu dikagumi oleh banyak orang karena “mengaku” dirinya membuat bukunya sendiri dan dibagikan pada siswa. Saya yang saat itu meragukan kebenaran bahwa sang guru membuat buku itu akhirnya mencari tahu di internet. Begitu terpukulnya saya saat tahu bahwa buku itu ternyata karangan orang lain dan sang guru mengganti nama pengarangnya dengan namanya sendiri.

Kekecewaan lainnya saat saya mendapati sesama rekan guru yang sedang melanjutkan studi nya meminta saya untuk mengerjakan tugas akhirnya. Tidak ingin dia kecewa saya menawarkan bantuan untuk mengedit saja, namun sang guru ingin saya mengerjakan dari awal sampai akhir dengan bayaran sekian juta.

Kejadian yang saya sebutkan diatas hanya beberapa masalah dari bobroknya pendidikan di Indonesia. Bukan merasa paling baik dan paling benar, namun selogan guru yang digugu dan ditiru rasanya sudah hampir luntur seiring dengan zaman yang semakin canggih. Begitu mudahnya akses dengan teknologi kiranya bisa menjadikan guru semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan potensi diri, bukannya semakin bodoh dan malas.

Namun kita tak perlu berkecil hati. Saya sepenuhnya yakin banyak sosok guru “sebenarnya” yang tersebar di seluruh Indonesia. Banyak juga guru yang berhasil mendidik anak-anaknya dengan baik dan menghasilkan generasi penerus yang baik pula.

***

Diantara banyak hal yang bisa menunjang guru dalam mengajar, salah satu yang begitu penting adalah menulis. Memang jika kita memandang dengan sempit kegiatan menulis ini yang terbayang adalah kegiatan yang membosankan. Namun seorang guru yang kreatif pasti akan mampu membawa kegiatan menulis menjadi sebuah media pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat. Berikut beberapa hal mengapa begitu pentingnya guru menulis:

Menjadi Guru Sebenarnya
Guru sebenarnya dituntut untuk bisa menulis, bukan copy paste karya orang lain. Jika dirunut bagaimana guru bisa tiba di depan kelas dan mengajar, ia harus membuat program tahunan, program semester, silabus, rpp, media pembelajaran hingga melakukan penilaian,  kesemuanya membutuhkan kemampuan menulis yang baik. Jika guru tidak bisa menulis walhasil semua perangkat mengajar itu akan berlabuh dengan cara copy paste di internet atau mencontek punya rekan sesama guru. Sungguh sebuah ironi yang begitu menyedihkan jika melihat tugas guru yang begitu besar dalam mendidik anak bangsa.

Berprestasi
Dengan menulis, bukan hanya perangkat pembelajaran saja yang terogranisir dengan baik. Guru ternyata juga bisa berprestasi dengan menulis. Prestasi tentu bukan sekedar dengan naiknya jabatan tapi juga memenangkan banyak penghargaan yang biasanya mensyaratkan seorang guru untuk membuat suatu penelitian atau karya ilmiah yang tentunya membutuhkan kemampuan menulis. Begitu banyaknya lomba antar guru bisa dijadikan lecutan untuk guru menulis lebih baik. Semakin banyak berkompetisi, guru akan semakin banyak belajar dan membaca :) Selain itu guru pun bisa berprestasi dengan menulis buku bahan ajar yang berhubungan dengan keahliannya.

Menjadi Guru Kreatif, Muridpun Senang
Murid juga manusia :D Pasti ada rasa jenuh yang dihinggapi jika guru yang mengajar dikelas tidak kreatif, memberikan materi sebatas hanya dari buku dan terkesan hanya bisa menyuruh saja. Contoh saja jika guru Bahasa Indonesia mengajarkan tentang membuat cerpen, Ia akan menugaskan anak-anak untuk membuat cerpen tanpa memberi contoh cerpen yang ditulisnya. Akan lebih bijak, jika seorang guru menunjukkan hasil karyanya, lebih-lebih jika karya itu ada di media, pastilah akan timbul semangat dari murid untuk menjadi seperti gurunya :) Semangat positif akan bangkit, dan kegiatan yang tidak bermanfaat yang biasanya sering menjangkit pada siswa akan hilang dengan sendirinya.

***

Yang saya tuliskan diatas sepertinya hanya sedikit dari begitu pentingnya guru menulis. Namun yang mesti disadari bahwa menulis tidak akan membuat para guru rugi. Saya telah merasakannya sendiiri. Kepercayaan diri timbul dengan sendirinya saat mengajar karena telah mempersiapkan perangkat pembelajaran sendiri dengan baik. Banyak lomba antar guru yang dimenangkan sehingga bisa membanggakan murid dan sekolah. Hingga kedekatan dengan murid yang terjalin dengan baik.